Renitamujahidahcekiceki's Blogs

Dakwah Is My Life

Monetizing Intelligence

IMG_20150909_193522

Monetizing Intelligence

Monetizing Intelligence adalah salah satu kecerdasan yang seharusnya ada pada diri seseorang, untuk mengubah keilmuan & keahlian yang ada pada dirinya, menjadi sumber uang.

Kamu punya keahlian apa? Bahasa Inggris? Bahasa Prancis? Bahasa Jawa? Matematika? Ahli gizi? Cleaning Service?Finance? Manajemen? Jago menjodohkan orang? atau apa?

Kamu bisa mendapatkan penghasilanRp.5-10juta atau LEBIH per bulan darisocial media seperti : Facebook, Twitter, BBM & WhatsApp dengan keahlian yang kamu miliki itu!

“Saya cuma guru PAUD, apa bisa?”

BISA. Syaratnya kamu punya kecerdasan mengkonversi kemampuan mengajar PAUD jadi uang.

“Saya PNS. Apa bisa?”

BISA. Syaratnya kamu punya keahlian yang layak dibayar mahal ketika orang menggunakan keahlianmu itu.

“Saya cuma ibu rumah tangga yang suka bikin kue. Apa bisa menghasilkan uang tanpa harus jualan kue?”

BISA. Menghasilkan uang tak harus jualan barang kok. Keahlianmu bikin kue itu yang akan dikonversi jadi uang.

Konsep Monetizing Intelligence itu simpel sekali sebenarnya ; kamu punya ilmu & kompetensi di bidang tertentu, munculkan ide untuk bisa dimanfaatkan orang lain, maka itu jadi uang!

Sesederhana itu.

Pertanyaannya, seperti apa langkah memunculkan idenya? Bagaimana strategi agar orang mau memanfaatkan keahlian kita? Bagaimana meyakinkan orang lain, bahwa kita memang AHLI di bidang yang kita tawarkan kepada orang lain itu?

Itulah yang akan kita bahas di seminar online Monetizing Intelligence!

* * *

Apa yang akan kita pelajari di seminar online ini?

– Monetize Mindset | obrak-abrik mindset kita tentang cara mencari uang.

– The People Effect | Memanfaatkan kerumunan orang menjadi klien

– Hypnotic Offering Skill | Menawarkan dengan minimalisasi kegagalan

– Building Authority | Membangun keyakinan calon klien tentang keahlian kita.

– Identified People Needs | Mendeteksi kebutuhan calon klien sehingga bisa memberikan penawaran yang cantik.

– Hypnotic Script Writing | Social Mediamembutuhkan kata-kata dalam tulisan untuk berkomunikasi. Menguasainya berarti menguasai social media.

Dan lainnya…

* * *

Kapan waktunya?

InsyaAllah seminar online ini akan dimulai hari Kamis, 10 September 2015, jam 20.00 wib. Selama 1 minggu, peserta akan dipandu menemukan strategi yang tepat untuk menghasilkan uang dari keahliannya.

* * *

Dimana tempatnya ?

Di Secret Group Facebook. Teman-teman yang sudah transfer biaya belajarnya akan langsung di add ke grup.

* * *

Berapa biaya belajarnya?

Kali ini hanya :

10 Pendaftar pertama hanya Rp.69ribu (Enam Puluh Sembilan Ribu Rupiah)

10 Pendaftar kedua hanya Rp.79ribu (Tujuh Puluh Sembilan Ribu Rupiah)

10 Pendaftar ketiga hanya Rp.89ribu (Delapan Puluh Sembilan Ribu Rupiah)

Pendaftaran ditutup jika kuota 30 orang sudah penuh.

* * *

Cara mendaftarnya?

Daftar langsung via inbox FB saya : Renita Mujahidah Cekiceki Sikumbang / WA 081990283126 / #CekiShop BBM 76390E62

ayo buruan rebut seat nya, jangan sampe ketinggalan ntar mewek lg.. heheee😀

#classonline

#MonetizingIntelligence

Cara Kerja Kreatifitas di Pikiran Manusia

IMG-20150908-WA0005

First, kita perlu ketahui. Ada 2 jenis pikiran manusia :

● SubConscious Mind (SCM) : pikiran bawah sadar.

● Conscious Mind (CM) : pikiran sadar

Salah satu fungsi SCM adalah menyimpan semua data/informasi yang diterima oleh manusia. Dari sebelum dilahirkan sampai manusia mati. Tapi, pikiran manusia hanya menyimpan data yang memenuhi syarat-syarat tertentu. Jadi nggak semua data akan disave. Kalau data itu sudah memenuhi kualifikasi, baru disave.

Data-data ini yang akan jadi modal utama pembentukan kreatifitas pada manusia. Data-data ini yang akan jadi sumber gagasan pada pikiran manusia. Jumlah data yang disave, berbanding lurus dengan kemampuan manusia menciptakan gagasan baru. Semakin banyak data yang disave, semakin banyak potensi gagasan yang mungkin tercipta. Itu kenapa saya selalu bilang ke teman-teman yang mengeluh selalu mentok, bingung, buntu ketika mau menulis sesuatu, “coba cek kebiasaan membacanya. Sudah sebanyak apa data yang dimasukkan ke kepala?”

Nah, lalu seperti apa cara kerja kreatifitas itu?

IMG-20150908-WA0006

Kreatifitas kita secara langsung dipengaruhi oleh gelombang otak. Otak manusia punya gelombang otak yang menghasilkan frekuensi tertentu.

Lazimnya ada 4 macam gelombang otak yg paling sering disebut orang :

● beta

● alpha

● theta

● delta

Bicara kreatifitas kita akan bicara dua gelombang otak saja. Alpha & theta. Di gelombang otak alpha & theta, manusia menonaktifkan filter pikiran yang disebut critical area. Ketika critical area non aktif, maka kita akan masuk ke subconscious area, area bawah sadar.

Seperti penjelasan sebelumnya, bahwa SCM adalah pusat database yang menyimpan seluruh data yang diterima setiap hari seumur hidup manusia. Artinya, masuk ke subconscious berarti kita masuk ke pusat data. Dengan kata lain, kita sudah berhasil membuka pintu kreatifitas.

The question is…

Seperti apa kondisi alpha & theta itu?

– Alpha :  gelombang otak ketika seseorang sangat fokus pada suatu aktivitas, sedang mengerjakan pekerjaan yang monoton & auto pilot, pejamkan mata, atau kondisi yang sangat santai.

– Theta : gelombang otak ketika seseorang nyaris tertidur pulas, bahkan saya berasumsi bahwa pingsan, dan “kesurupan” ada di gelombang otak ini.

Tapi lazimnya, kreatifitas di keseharian kita hanya ada di gelombang otak alpha.

Itu kenapa, gagasan dan ide-ide segar nan brilian selalu berloncatan ketika kondisi :

– mandi

– nongkrong BAB

– bengong sebelum tidur

– shalat

– dan aktifitas monoton/autopilot lainnya.

Aktifitas auto pilot : sebuah aktifitas yang kita nggak perlu berpikir lagi untuk melakukannya. Ketika seseorang mandi misalnya; gelombang otaknya secara langsung akan turun ke alpha. Setelah sampai di alpha, critical area non aktif,  dan masuk ke SC area. Semua akses ke pusat data terbuka. Sehingga proses searching data jadi jauh lebih efektif. Kalau nggak sengaja dicari datanya, data-data itu yang akan secara random bermunculan. Tiba-tiba semua yang nggak pernah teringat sebelumnya saat itu teringat. Ting…ting..ting..

Kenal thomas alpha edison?

Konon Edison punya teknik yang sangat powerful ketika punya masalah dengan penemuannya.

Seperti apa teknik Edison itu?

Begini caranya…

Pertama, Edison duduk di kursi yang sangat nyaman. Posisi sudut.  duduknya sekitar 45°

Kedua, dia meletakkan sebuah batu di pahanya dan sebuah kaleng dilantai persis dibawah paha.

Ketiga, dia mulai tidur.

Beberapa menit kemudian, saat tubuhnya semakin rileks dan kesadarannya semakin berkurang, batu yang ada di pahanya jatuh mengenai kaleng di bawahnya.

Pranggg!

Edison terbangun. Dan masalahnya selesai. Ia sudah punya ide untuk menuntaskan masalah penemuannya.

Begitu proses kreatif ala Edison.

Sekian dan Terima Gajih #eh

by @jendralgagah

AMAZING SELLING

amazing-selling

Ingin mampu menjual produk lebih banyak dan lebih mudah? Mau menjual produk dengan harga mahal, dan tetap ramai pembeli? Ingin menciptakan pembeli yang sangat setia pada produk kita? Ingin memenangkan kompetisi bisnis?

Jika jawabannya iya, maka satu hal yang wajib kita miliki adalah STRATEGI! 

Menjual barang lebih banyak & lebih mudah meski harganya cenderung mahal, memenangkan kompetisi bisnis, menciptakan customer yang sangat setia pada produk kita, tentu butuh strategi yang tepat. Strategi yang sudah terbukti efektif untuk menjual produk kita lebih banyak & lebih mudah sehingga mampu meningkatkan omzet penjualan kita.

***

Bagaimana caranya?

Semua strategi itu akan kita bahas di seminar online AMAZING SELLING. Seminar online ini akan membongkar semua rahasia bagaimana para penjual bisa menjual produk mereka lebih mudah dan lebih banyak.

***

Kapan & dimana diadakannya?

Seminar ini akan diadakan hari Rabu tanggal 7 September 2015, jam 20.00. Seminar online ini akan diadakan di Secret Group Facebook untuk memudahkan siapapun yang berada dimanapun untuk mengikutinya. Seminar online ini akan berlangsung selama 1 minggu untuk memastikan para peserta benar-benar bisa mempraktekkan semua strateginya. Selama 1 minggu peserta bebas berkonsultasi & berdiskusi semua hal tentang bagaimana meningkatkan omzet penjualannya.

***

Apa saja yang dipelajari?

– 3 Syarat memperbesar potensi dagangan laris & omzet meningkat
– Menjual dengan harga mahal, dan laris manis!
– The Hypnotic UpSelling ; Membuat pembeli belanja lebih banyak
– The Aikido Strategy – Bahagia dengan banyak persaingan & memenangkannya dengan mudah.
– Fans Customer Effect – Memastikan pembeli datang lagi & lagi.

***

Berapa investasi belajarnya ?

10 pendaftar pertama 69rb (enam puluh sembilan ribu rupiah)
10 pendaftar kedua 79rb (tujuh puluh sembilan ribu rupiah)
10 pendaftar ketiga 89rb (delapan puluh sembilan ribu rupiah)

***

Daftar kemana?

Teman-teman yang serius meningkatkan omzet penjualannya, bisa mendaftar sekarang ke : FB Renita Mujahidah Cekiceki Sikumbang   

***

Salam laris!!!

Memancarkan Kecantikan Sejati, Tak Pupus Dimakan Usia

Cantik. Kata yang begitu digemari perempuan. Sangat diidam-idamkan bahkan diperjuangkan. Keinginan untuk menjadi seperti yang dimaknai dalam kata ini bahkan telah sangat dipahami oleh anak kecil sekalipun.

Seperti seorang anak berusia empat tahun yang sangat gemar membolak-balikkan katalog produk kecantikan internasional. Jemarinya begitu lincah membuka lembar demi lembar buku kecil tersebut. Sementara matanya tak lepas mengamati berbagai produk kecantikan beraneka warna di hadapannya. Dengan bangga, ia menunjuk beberapa jenis produk yang terpampang dan mengatakan bahwa produk tersebut adalah miliknya. “Nanti, aku cantik sepelti ini ya Ummi?” tanyanya sambil menunjuk foto model berambut pirang panjang di halaman tersebut. Sang Ummi pun hanya tersenyum sambil mengatakan bahwa buah hatinya itu juga cantik. Baca lebih lanjut

Penjaga Kebun Delima

Dikisahkan, ada seorang mantan budak kurus yang dimerdekakan oleh tuannya. Namanya Mubarak. Setelah merdeka, dia bekerja pada seorang pemiliki kebun sebagai buruh. Suatu hari, sang tuan mengunjungi kebunnya bersama dengan beberapa sahabtnya. Dipanggillah Mubarak, “petikkan kami beberapa buah delima yang manis!,” pintanya.

Bergegaslah Mubarak melaksanakan perintah sang tuan. Dia memetik beberapa buah delima dan diserahkannya kepada sang majikan dan beberapa sahabatnya tadi.

Namun, ketika majikannya mencicipi delima yang dipetik Mubarak, tak satupun ada yang manis. Semuanya masam. Sang majikan marah dan menanyai mubarak, “apa kamu tak bisa membedakan delima yang manis dan yang masam?”

“Selama ini Anda tak pernah mengizinkan saya makan barang sebuahpun, bagaimana saya bisa membedakan yang delima yang manis dan yang masam?,” jawab Mubarak.

Sang tuan merasa kaget dan tak percaya, bertahun-tahun bekerja di kebun itu, tapi Mubarak tak pernah makan satu buahpun. Maka ia menanyakan hal itu kepada tetangga-tetangganya. Mereka semua menjawab, Mubarak tak pernah makan delima barang sebuahpun. Baca lebih lanjut

Militansi

 

 

 

 

 

 

 

Oleh: KH Rahmat Abdullah

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Ba’da tahmid wa shalawat.
Ikhwah rahimakumullah,
Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an Surat 19 Ayat 12 : Ya Yahya hudzil
kitaaba bi quwwah ..”.

Tatkala Allah SWT memberikan perintah kepada hamba-hamba-Nya yang ikhlas, Ia
tak hanya menyuruh mereka untuk taat melaksanakannya melainkan juga harus
mengambilnya dengan quwwah yang bermakna jiddiyah, kesungguhan-sungguhan.
Sejarah telah diwarnai, dipenuhi dan diperkaya oleh orang-orang yang sungguhsungguh.
Bukan oleh orang-orang yang santai, berleha-leha dan berangan-angan. Baca lebih lanjut

Biografi UMAR TILMISANI

SYAIKH UMAR TILMISANI

(Mursyid III IkhwanulMuslimin, 1322-1406 H/1904-1986M)

Syaikh Umar Tilmisani adalah salah seorang daripada tokoh-tokoh dai dan murabi. Nama penuhnya ialah Ustadz Umar Abdul Fattah bin Abdul Qadir Mushthafa Tilmisani. Beliau pernah menjawat jawatan sebagai Mursyidul Am Ikhwanul Muslimin setelah wafatnya Mursyidul ‘Am kedua, Hasan Al-Hudhaibi,pada bulan November 1973. Baca lebih lanjut

Kematian Hati

Banyak orang tertawa tanpa (mau) menyadari sang maut
sedang mengintainya. Banyak orang cepat datang ke shaf
shalat layaknya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang
ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera
pergi. Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukanTuhannya.
Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama.
Dingin, kering dan hampa,tanpa penghayatan. Hilang tak
dicari, ada tak disyukuri. Dari jahil engkau disuruh berilmu dan
tak ada idzin untuk berhenti hanya pada ilmu. Engkau dituntut
beramal dengan ilmu yang ALLAH berikan. Tanpa itu alangkah
besar kemurkaan ALLAH atasmu. Baca lebih lanjut

Mendidik Dengan Cinta

Sarana mendidik dengan cinta atau bahasa cinta atau abed cinta ada 8,yaitu:
Pertama: Kosa Kata Cinta
Berapa kosa kata cinta kita ucapkan kepada anak-anak kita?? Dalam sebuah kajian dikatakan: seorang anak dari bayi sampai ABG telah mendengar tidak kurang dari 16 ribu kosa kata buruk. Namun, ia hanya mendengar ratusan kosa kata baik!
Image yang tergambar dalam pikiran seorang anak tentang dirinya merupakan salah satu hasil dari omongan yang didengarnya, seakan sebuah kata adalah sebuah khas ditangan seorang pelukis, bisa jadi ia melukisnya dengan warna hitam, bisa juga melukiskannya dengan berbagai warna indah. Jadi, kosa kata-kosa kata yang ingin kita ucapkan kepada anak-anak kita, harus yang baik, kalau tidak baik jangan kita ucapkan. Sebagian orang tua, sebagian kosa katanya (merendahakn, menjelek-jelekan, merendahkan ciptaan Allah), akibatnya terhadap anak adalah (mengurung diri, permusuhan, ketakutan, tidak percaya diri). Baca lebih lanjut

Wahai Anakku, Cintailah Al-Qur’an!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mengajarkan Al-Qur’an kepada anak adalah hal yang paling pokok dalam Islam. Dengan hal tersebut, anak akan senantiasa dalam fitrahnya dan di dalam hatinya bersemayam cahaya-cahaya hikmah sebelum hawa nafsu dan maksiat mengeruhkan hati dan menyesatkannya dari jalan yang benar.

Para sahabat nabi benar-benar mengetahui pentingnya menghafal Al-Qur’an dan pengaruhnya yang nyata dalam diri anak. Mereka berusaha semaksimal mungkin untuk mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anaknya sebagai pelaksanaan atas saran yang diberikan Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dalam hadits yang diriwayatkan dari Mush’ab bin Sa’ad bin Abi Waqqash,

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari). Baca lebih lanjut